Untuk Pemilik Hati
Ada manusia yang tidak terkenal di media, tapi Engkau begitu mencintainya.
Ada manusia yang jerih payahnya tidak lekas untuk dirinya, tapi Engkau memuliakannya.
Ada manusia yang tidak punya kemampuan berbicara, tapi engkau jadikan mereka buah bicara di surga.
Kenapa?
Karenanya, manusia ini menjaga lisannya, menggunakan hatinya, dan melewati setiap suara untuk mengambil sebutir demi sebutir lafadz-lafadz penyubur rindu sang Kuasa.
Jujur, aku iri dengan mereka. Ada yang tidak tidur di pagi buta. Beberapa manusia mencari nafkah, sebagian lagi sudah jauh melangkah, Melangkah sejauh urusan dunia dengan Tuhannya. Waktu itu, do'a yang di panjatkan seperti Hamba yang menemukan Pemiliknya. Tidak ada batas pada Maha Yang tak Terbatas.
Manusia yang menahan dingin air drim penampungan, manusia yang mencuci tiap indera-indera pembuat dosa kala siang tiba. Semua dilakukan dengan tujuan meningkatkan emosional hati dengan Pemilik Perasaan yang sebenarnya.
Jakarta, 6 Oktober 2019
01:15 WIB
Lilis Setiani
0 Comments