Subscribe Us

Responsive Advertisement

Advertisement

24 hari ke-2 (Memandang tulus..?)

 

 

“Lagi-lagi dia menatapku dengan senyuman serius. Dan aku tiba-tiba jadi gugup tidak bisa melihat sekeliling. Hanya tunduk menjadi bentuk persembunyian yang paling baik. Tidak mungkin aku membalas senyumnya, jika yang ia berikan adalah sebuah rasa tulus, dan aku harus bagaimana?”



Posting Komentar

0 Komentar