“Kita yang berbanding terbalik baik dalam perilaku, emosi dan
berpikir. Tapi aku senang, dia bisa menjadi sosoknya yang membanggakan
kakak-kakaknya, walaupun kadang kakaknya takut jika dia terlalu banyak mendebat
orang. Dia memang paling keras dan berbeda, tapi paling pasang badan kalau
kakak perempuannya kenapa-kenapa. Dan dia sudah terapkan sejak usia 7 tahun
saat kakaknya menangis kala itu, dalam balutan baju merah putih”.
Andai semua hal kemasyuran dapat di genggam, tentu akan ada banyak jiwa dan sandaran yang dibahagiakan. Namun, ucapan hanya sedekar ucapan, realitanya banyak manusia termakan oleh keniscayaan yang membutakan dan semu untuk meninggalkan janji yang pernah di ucapkannya
Dua Jendela adalah ruang untuk menulis berbagai hal mulai dari keseharian hingga berita update saat ini. Melalui blog ini, pembaca diharapkan mampu menambah wawasan dan menjadi tambahan ilmu untuk semua yang mampir.
0 Comments