Persis seperti judulnya, lagu ini memang berkisah tentang kesedihan yang mendalam.
Dan Reynolds, sang
vokalis band, baru saja kehilangan kakak iparnya, Alisha Durtschi
Reynolds setelah setahun berjuang melawan kanker. Ia mempersembahkan
lagu ini untuk mengenang Alisha yang kuat, tegas, dan tangguh.
Tentu saja, duka itu terdengar jelas di Wrecked.
Gaya instrumennya memang masih sama. Khas iringan band dengan ketukan
drum dan lentingan gitar elektrik yang melengking di bagian bridge, juga gaya menyanyi Reynolds yang berteriak dan dilengkapi lapisan-lapisan adlibs di bawahnya. Khas Imagine Dragons banget deh pokoknya.
Namun, teriakan
Reynolds sungguh sangat menyayat hati. Seperti menyiratkan kalau dirinya
memang telah kehilangan seseorang berharga. Mendengarkan Wrecked seperti melihatnya menangis tak rela Alisha telah tiada.
Memang, tak ada hal yang paling menyedihkan ketimbang kehilangan orang tercinta di dunia ini.
Andai semua hal kemasyuran dapat di genggam, tentu akan ada banyak jiwa dan sandaran yang dibahagiakan. Namun, ucapan hanya sedekar ucapan, realitanya banyak manusia termakan oleh keniscayaan yang membutakan dan semu untuk meninggalkan janji yang pernah di ucapkannya
Dua Jendela adalah ruang untuk menulis berbagai hal mulai dari keseharian hingga berita update saat ini. Melalui blog ini, pembaca diharapkan mampu menambah wawasan dan menjadi tambahan ilmu untuk semua yang mampir.
0 Komentar