Entah bagaimana ungkapan ini bisa digambarkan,
tapi pada hari ini saya sangat berterima kasih kepada Tuhan dan alam.
Yang telah mengizinkan saya bangun pagi sebelum adzan subuh berkumandang,
menyalakan kompor walau dipertengahan habis gasnya.
Atau membeli gas LPG untuk pertama kalinya dan diganti sama Ibu.
Semua sangat aku syukuri. Juga tentang berangkat pagi hari ini tanpa perlu melangkah terlalu cepat, diantar adik tercinta ke gerbang depan raya. 05.55 WIB tap in gate busway, menunggu, transit dan duduk dengan nyaman di busway pengantaran jiwa-jiwa ini.
Belum lagi diterangi matahari yang buletnya seperti telor ayam baru keluar dari induknya. Merahnya seperti sapuan malu air terhadap batu karang. Semua dan hari ini semoga jauh lebih baik daripada hari kemarin.

0 Comments