Subscribe Us

Advertisement

Kekaguman Seorang Dengan Manusia




2019/09/17 06:09:25


Mengagumi seseorang adalah salah satu cara untuk mendorong semangat dalam diri. Ketika kita melihat orang tersebut secara kepribadian adalah baik, maka kita pun akan menjadi baik atau bahkan lebih melihat kepada hal kesuksesannya, dengan berbagai petualangan yang telah di tempuh dalam hidupnya, maka itu akan menjadi nilai positif bagi kita yang mengaguminya secara langsung maupun tidak langsung.


Banyak orang mungkin takut untuk mengenal orang tersebut secara lebih dekat, tetapi bagi sebagian orang pula, besar kemungkinan mereka bisa untuk menjadi bagian dari hidupnya.
Atau mungkin bisa menyerap setiap ilmu-ilmunya untuk menjadi serak dalam kehidupan kita. Disini,  adalah saat dimana seorang manusia bisa mengagumi seorang manusia lainnya. 
Bisa menghargai seorang lainnya dan seorang manusia bisa menjadi orang yang berada di garda terdepan sebagai panutan :

- dari segi prestasinya, 
- dari segi sikapnya, 
- dari segi kemanfaatannya untuk masyarakat, 
- dari segi tutur katanya, dari segi karyanya, 
- dari segi pengalamannya 

dan itu semua hanya dimiliki oleh orang tertentu dengan tempaan mental yang menghasilkan blok-blok kuat pada jiwanya. Mungkin sudah lama dia melewati bermacam kisah pahit dalam perjalanan hidupnya. Kenyataannya, memang sekarang yang terlihat hanya hasil dari proses mereka belajar dan terus belajar, tetapi sebelum itu semua ada di sekitaran kita. Oleh karena itu, setiap ada orang yang sukses pasti akan ada kegagalan-kegagalan tanpa hitungan angka di belakangnya. Semoga dengan menimba ilmu dari mereka, kita bisa menjadi orang yang lebih bijak dalam segala halang rintang yang ada. Bukankah, Seorang Rasul pun melewati penderitaan juga, bukankah seorang Mahatma Gandhi pun melakoninya sebelum dikenang dunia dan banyak tokoh dunia yang dikenang karena kegagalannya menjadi buah karya berharga pada akhirnya. Tidak perlu keras memikirkannya, yang terpenting kita mau memilah dan memilih yang mana ???

Sebuah jejak (a) perjalanan

Jakarta, 17 September 2019
08:36 WIB


Lilis Setiani

Baca juga :

Post a Comment

0 Comments