Bapak berkata perihal rencana kedepannya,
"De, tanaman boleh di tebang nanti di ganti tanaman lainnya? Udah tinggi dan tua lagi."
Tegas kami MENOLAK, tanaman depan rumah adalah tonggak..
Setiap sore yang teduh adalah lahan paling serasi..
Kepulangan kami membawa letih dan keringat pasi..
Bisa cair karena warna tulus daun melukis jadi saksi..
Dulu semasa kecil, kami sematkan nama kami,
Iyah Lilis, Krisna dan Sayit..
Namun pada belahan dahan rapuh..
Daun tebal itu jatuh..
Akarnya masih kokoh dan hijaunya masih patuh..
Tanaman ini adalah kami yang dulu dan sekarang..
Yang tumbuh pada tahun dua ribu sampai dua puluh..
Bagi kami, sebuah pesan mas Yit bukan hanya di ingat..
Tapi juga di lakukan dan di catat dengan giat..
Iyah katanya, "Rumah yang tidak bagus, jika ada tanaman, bunga dan rapi maka akan terlihat bagus dan nyaman. Begitu pun sebaliknya"...
Untuk menjadi bagian dari gaya hidup, maka tanaman adalah hidupnya dan menanam adalah gayanya...
With pleasure, I want to guard my home for here..
Banyumas, 15 Maret 2020
11:28 WIB
Lilis Setiani

0 Komentar