![]() |
| Google.com 9 (Sumber Gambar) |
Untuk waktu yang sudah terlewat..
Saya pernah berselisih paham..
Menghindar untuk saling beradu atau menemukan makna sepaham..
Dalam beberapa waktu..
Saya hanya kehilangan..
Perhatian, ketenangan dan marah yang tak kunjung meredam..
Tulus memang tidak selamanya terlihat !!!
Banyak orang berbuat namun aku mengganggap gelap..
Begitu pun dengan saya dengan apa yang telah saya lakukan..
Berlalu, hanya perlu dan terpanggil disaat keadaan merasa kuat..
Saya pernah berharap, lalu pupus karena membandingkan..
Saya pun pernah bertekad namun luruh karena menyepelekan..
Hingga saya sadar bahwa orang-orang yang benar mendoakan,
Benar menjaga silaturahmi, menjaga kepercayaan, selalu meyediakan waktu
Untuk berbagi, mendengarkan dan memberikan saran..
Mereka adalah orang yang pernah saya abaikan..
Terimakasih dan maafkan sekaligus menjadi dua kata pelengkap
Untuk mewakili saya dan semua karakter yang tercipta secara sepadan..
Saya mengerti kalian begitu berarti..
For today, for tomorrow and forever time..
We have known each orther, I will writte in deep story about our.
Jakarta, 13 Maret 2020
08:17 WIB
Lilis Setiani
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/684647/original/maaf.jpg)
0 Comments