Subscribe Us

Responsive Advertisement

Advertisement

Turun dari pos 6 ke post Utama (PART 11)




#TURUN DARI POS 6 KE POS UTAMA PART 11


Jam 7 pagi, kita bangun berkeliling sekitaran tenda. 
Mencari udara segar, sekaligus melepas penat badan setelah berbagai kejadian dilewati. 

Apalagi setelah serangan babi ganas tadi malam. 

Bang Il dan Irfan memasak nasi dan mie untuk sarapan. Sementara bang Jes yang kelewat istirahatnya tidur pules. Dia paling capek kayaknya memandu kita-kita. 
Udara cukup hangat pagi ini. Perbekalan sosis, bakso dimasak dan dimakan bersama.  Jam 9 kita bebenah tenda dan membereskan semua perlengkapan, jangan sampai ada yang tertinggal. Barulah jam 10 kita turun. Kali ini kondisi gua membaik, jauh lebih baik malahan dari sebelumnya.
Kalau turun lebih ringan kaki. Tidak ada kendala berarti selama perjalanan turun. Pos demi pos dilewati. Dan jarang sekali rehat. Dibandingkan saat nanjak. Tapi saat turun ini, udah lewat pos 5, 4, 3 saat mau ke pos 2-1, Indah  kakinya sakit, jadi gua dia pakai tracking pole


Klik 2x untuk melihat Video dibawah ini :



Sementara Novi dan Bang Il gak tau udah dimana, karena dia paling depan sendiri. Hujan mengguyur jam 3 sore. Jalanan bertekstur tanah licin bukan main. Banyak pendaki terpeleset walaupun sudah berhati-hati. 




  • Dan alhamdulillah jam 4 kita sampai di pos1, melepas semua tas di punggung, memesan air hangat, indomie dan menghangatkan badan. Warung disini sangat ramai, dan hujan kembali turun lebih deras dari sebelumnya. 
  • Novi yang sampai duluan dengan bang Il, badannya drop. Dia berkali-kali muntah menghabiskan isi perutnya. Dia bahkan, pucet banget. Bengong, dan kedinginan. Dibantu bang Jes, dan Bang Il, dimasakin air panas. Dia masih pucet. Lalu, setelah hujan reda, dan kita sudah makan serta mengisi perut. 
  • Berlanjutlah kita turun ke pos utama bersama banyak rombongan pendaki. Hujan sudah tidak turun, namun jalanan sisi kanan kiri pohon teh makin menantang. Indah di bantu bang Il berjalan, karena kakinya udah sakit. 
  • Sementara Novi dipapah bang Jes karena kondisinya drop banget. Sampai akhirnya gua tiba dengan bang Jes dan Irfan duluan di pos utama. Germis turun lagi. Jam 5 kita naik ke pick up untuk menuju terminal Garut. Novi dan gua didepan. Keadaan Novi agaknya membaik, suhu badannya sudah mulai hangat. 
Sepanjang jalan, gua dan Novi tidak habis-habisnya mengesankan pendakian ini. Belajar banyak hal terutama persaudaraan.



Hal. 12 



Posting Komentar

0 Komentar