Pagi ini udara sangat dingin tidak seperti hari-hari biasanya di Jakarta. Sekali lagi "Jakarta", kota yang terkenal dengan suhu panasnya ini terasa begitu menusuk tulang. Kaki kecil yang berjalan dengan tegap sembari menyelesaikan bacaan novel di tangan kiri tidak pernah goyah sedetik pun.
Pagi ini, adalah hari senin, hari dimana semua manusia mungkin membencinya. Sangat menyebalkan berkutat dengan kemacetan Jakarta ditambah hari yang super sibuk dengan berbagai meeting dan deadline kerjaan yang masih belum selesai minggu lalu.
Niat itu kembali bergema, tidak rapuh apalagi luruh. Biasanya dia malas tapi tidak untuk hari ini (senin, 5 Januari 2026). Refleksi diri sepanjang malam membuatnya memantapkan hati dan tekad bahwa "hidup ini terus berjalan, hampir 30 tahun usia menginjak planet yang usianya jauh lebih lama",
- mau jadi apa ?
- mau melakukan apa ?
- mau seperti apa berikutnya ?
Pertanyaan-pertanyaan itu terus berputar mengelilingi kepala yang berisik ini. Jika difikirkan kembali, usia yang semakin dewasa, maka membuang waktu adalah hal paling merugikan diri kita sendiri. Apakah telat untuk belajar yang belum sampai dituntaskan 5 tahun ke belakang ?
Tidak, tidak ada yang telat. Ini hanya soal waktu dan kesempatan serta kemauan.
Pagi ini berakhir dengan langkah nyata, kegiatan yang pasti dan tentu waktu yang harus terus dibagi dengan adil untuk belajar, bekerja dan mengerjakan hobby.
Awal dan hari yang baik dimulai dari niat dan juga kesadaran diri sedari pagi. Selamat beraktivitas,,

0 Komentar