Subscribe Us

Responsive Advertisement

Advertisement

Kenapa Allah tidak menjodohkan Qais dan Layla, Padahal mereka saling mencintai ??

Qays - putra penguasa bernama Syed Omri - adalah penerus yang cukup lama dinanti kehadirannya. Ia menjadi istimewa dengan darah bangsawan serta kecerdasan yang menonjol sehinggal wajar jika menjadi kebanggan orang tua.



Cinta hadir di hatinya, dibawa oleh seorang gadis cantik bernama Layla. Percintaan mereka berjalan cukup panjang, awalnya mereka memilih diam-diam hingga akhirnya tercium oleh publik. 

Di masa jalinan kasih antara dua anak manusia, cinta mereka hanya bisa pasrah menuju jalan buntu. Bagaimanapun tidak adanya restu orang tua menjadi sesuatu yang tidak mudah. Mereka berdua tidak pernah memikirkan hal itu sebelumnya.

Lantas kenapa keduanya saling mencintai, tapi tidak bersatu ?

Kata Qais :
"yang paling miskin bukanlah seorang pengemis yang tak memiliki harta. Tapi yang paling miskin adalah seseorang pecinta yang tidak bisa memiliki kekasinya."

Kata Layla :
"yang paling sakit bukanlah ketika tubuhmu penuh luka, tapi ketika hatimu penuh cinta namun tidak di takdirkan untuk bersama."


Baca Juga : Noemi - yang Baik untuk yang Baik?

Pada saat Majnun (Qais) masih hidup, ada banyak sekali wanita yang lebih cantik daripada Layla. Akan tetapi tidak ada satu pun dari mereka yang dicintai oleh Majnun.

Maulana Rumi pernah berkata,
"Semua yang dicintai itu canti, tapi tidak semua yang cantik itu dicintai."

Layla :
"Jika takdir memisahkan kita...apa yang tertinggal darimu ?"

Majnun :
"Aku tidak kehilangan apa pun. Karena sejak mencintaimu, aku telah menyerahkan diriku pada Tuhan, bukan pada dunia."

  • LAYLA MAJNUN
  • Penulis : Syekh Nizami Ganjavi
  • Penerbit : DIVA Press
  • Halaman : 232
  • Harga : Rp 79.000,-

Posting Komentar

0 Komentar