Hari itu udara sangat tenang, mengabarkan suasana tenang yang semestinya dapat dinikmati oleh semua orang. Tepat hari sabtu tanggal 28 September 2019, aku melangkahkan kaki sejauh mata memandang. Hari ini adalah hari libur kerja dan kuliah, namun impian aku untuk bisa menempatkan kaki di sebuah Universitas Ternama di Jakarta Barat harus tetap diatas prioritas selingan entah itu ngantuk, entah itu bangun siang, entah itu mager atau alasan klasik lainnya.
Jam 6 pagi, saat deru mesin bajaj di bawah kos masih belum terdengar dan suara kucing pencari makan di depan gerbang belum juga menghampiri pagar. Aku yang kondisi jiwanya masih setengah sadar dan dibantu keinginan yang mendorong badan untuk terus berjalan. Iyah, aku mulai membuka gerbang kos yang sangat berisik kalau di geser ke kiri dan kanan. Mirip suara besi saling berperang memenangkan pertandingan. Aku peduli dengan mimpi, bahkan aku rela meninggalkan mimpi (tidur) di pagi hari yang seharusnya bisa dinikmati sampai jam siang atau setidaknya sampai matahari berada di sepenggalan langit mengemban.
Aku menekadkan harapan tentang apa yang sudah aku tulis di sebuah lembar kertas putih yang aku targetkan. Berjalan bak mengejar kendaraan yang selalu dikaitkan dengan waktu terbang dan kedatangan. Aku menghasilkan debar perasaan yang lelah tak terucapkan. Berbekal mengikuti jalanan kota, aku sampai di Busway pertengahan. Aku yang jarang sekali menggunakan transportasi ini seakan dibuatnya tahu dengan paksaaan. Sebelumnya aku isi saldo 20 ribu untuk pegangan selama pindah dari halte A ke halte B, biarpun nyatanya aku sangat menikmati desakan para penumpang yang akan bekerja dan mencari rezeki dunia.
Semalaman sebelum pagi tiba, aku mencari informasi tentang lokasi tersebut. Namanya “Universitas Mercu Buana”. Sebuah perguruan tinggi yang pernah diceritakaan oleh saudara aku tepat 3 tahun yang lalu. Sedikit mengulas bagaimana perjalanan aku kesana dan seperti apa situasi kampusnya. Aku akan mengajak anda menikmati kisahnya di halaman selanjutnya. Silahkan klik pada halaman 2 dibawah ini.
Jakarta, 30 September 2019
22:55 WIB
Lilis Setiani


0 Komentar