Subscribe Us

Responsive Advertisement

Advertisement

Universitas Mercu Buana - Meruya (Kesan Pertama) - PART II😊


UNIVERSITAS MERCU BUANA

Kesan Pertama yang Mengesankan dan Menyenangkan !!!





Assalamu’alaikum Warahmatulahi Wabaraktuh,


Hai gaes, Alhamdulillah aku berkesempatan lagi buat sharing perjalanan ke beberapa kampus di Jakarta. Panggil saja Lilis, sebuah nama yang diberikan orang tuaku sejak kecil yang mungkin sekumpulan orang akan menggangap aku ini orang Sunda. Tapi nyatanya bukan. Baiklah, aku akan menceritakan tentang keseruan mengunjungi Universitas Mercu Buana di daerah Meruya, Jakarta Barat.


Alasan aku, kenapa mau datang ke kampus ini adalah keinginan kuat untuk mencari support system. Iyah, ini adalah salah satu trik dimana aku bisa mengamati dan belajar dari semangat teman-teman di kampus yang berbeda. Utamanya, aku bisa menambah pengalaman dan tentunya teman. Mendapat teman baru, tentu menjadi nilai plus tersendiri. Bisa saling sharing, saling mendukung dan bisa menambah persaudaraan. Siapa tau jodoh juga ehhh, jodoh kerjasama maksudnya :).


Sebenarnya, untuk datang ke kampus tersebut, memang ada tujuan lain yaitu mengikuti serangkaian acara  dan sudah lama juga pengin mengenal dan menjelajah kampus Mercu Buana. Jadi, tepat di hari Sabtu, 28 September 2019, di jam 6 pagi aku berangkat dari kos ke halte Glodok dengan berjalan kaki. Meskipun bisa saja aku memesan ojek online, tapi pagi ini sepertinya masih bisa mendukung untuk dilewati, tidak seterik matahari pagi. 

Semalaman aku browsing buat nyari lokasi kampus Mercu Buana. Karena, ini pertama kalinya aku kesana, seorang diri. Bagi aku, perlu motivasi yang kuat buat masuk ke area baru. Jangan segan bertanya dan terus cari tau. Kenapa aku memutuskan buat naik busway ke Mercu Buana?

Selain biaya yang terjangkau, ternyata untuk ke lokasi tersebut memang tidak dilewai halte ataupun stasiun. Hanya bisa menggunakan angkot, dan itupun aku rada ngeri kalau harus ke daerah yang masih awam harus naik angkot. Jadi aku menggunakan busway saja untuk keamanan. Menurut info yang aku dapatkan, nanti setelah naik halte Glodok – Harmoni, lanjut transit dari Harmoni – Lebak Bulus. Dari pengalaman yang sudah-sudah seperti ke daerah Metro TV dan kompleks Permata Hijau, jadi aku sedikit tau dimana lokasi busway arah Lebak Bulus. Setelah mengisi saldo busway, aku menuju ke Harmoni. Begitu sampai Harmoni, aku langsung menempatkan diri di pintu depan arah Lebak Bulus. Dan alhamdulillahnya, sudah ada busway yang datang. Lantas aku Tanya petugas yang sedang berjaga, 

“Mas. Arah Lebak Bulus bukan?”

“Iyah betul mba”. Jawab petugas busway berbaju biru langit itu.

Aku langsung naik, walaupun keadaan penuh sesak, tapi bukan hambatan besar. Mengingat, jam sudah menunjukan pukul setengah tujuh. Padahal acara akan dimulai jam 8 dan jam 7-nya sudah dibuka registrasi ulang. Di busway, aku inget-inget betul kalau nanti aku harus turun di halte 
“Pos Pengumben”. Semakin mendekati busway tujuan, nyatanya didalam bus semakin ramai. Kali ini perjalanan lancar karena lalu lintas tidak sepadat biasanya hanya ada lampu merah dan itupun tidak lama. Tidak terasa jam 7 lewat 10 menit, aku sampai di Halte Pos Pengumben. Lantas aku keluar area gate, dan bertanya ke mba-mba petugas busway, 

“Mba, kalau pintu keluar busway arah Kedoya kiri apa kanan yah?”
“Nanti mba dari sini belok kanan saja”. 
Petugas busway sambil menunjuk ke pintu arah Kedoya.

“Terimakasih mba”

Jawabku dengan meninggalkan senyum karena jawaban yang sangat membantu.
Ditengah perjalanan sebelum akhirnya sampai di ujung pintu keluar busway, aku memesan ojek online. Tujuannya langsung ke Kampus Universitas Mercu Buana. Sekali klik, aku langsung menemukan drivernya. Hanya 5 menitan aku menunggu abang drivernya hingga motor bit membawa aku ke lokasi utama, yaitu Pintu utama Universitas Mercu Buana. Biaya yang relatif terjangkau sekitar 15 ribuan, lebih aku pilih daripada jalan kaki yah kali aja seriusan. 
Kan presentase nyasar bin mandeg dijalan cukup besar, yang ada nanti muncul di koran alias "Berita orang hilang". Amit-amit deh 😅


Dalam perjalanan, aku selalu berdo’a agar kiranya apa yang sudah direncanakan dan dijalani mendapat banyak pelajaran terutama untuk menempa block mental diri. Aku percaya, dengan kita keluar dan berbaur di lingkungan baru, akan menghasilkan banyak informasi dan kepercayaan diri. 


Lanjut Halaman 3 Gaes


 Jakarta, 30 September 2019

23:46 WIB


Lilis Setiani

Posting Komentar

0 Komentar