Subscribe Us

Responsive Advertisement

Advertisement

Menyaksikan Perjuangan Seorang Diri




Tidak ada yang benar-benar menjadi saksi berjuangnya seorang diri melainkan diri kita sendiri.

Di tempa sebegitu kencangnya suara desakan manusia tidak pernah menggoyahkan tekadnya yang begitu kuat. 


Hanya saja, tubuhnya sering kehabisan energi dan memilih untuk berdiam diri sementara banyak harapan untuk bisa memiliki waktu pergaulan yang produktif.


2026, dengan Jakarta yang masih menyimpan pesona wisata yang indah. Saya masih tetap memilih untuk keluar dalam keramaian. 



Ke gunung, ke curug  ke pantai atau tempat yang menyatu dengan alam. Itu benar adanya, membuat tubuh mampu mengisi daya kembali. Akan kah bertambahnya usia, tenaga akan terus terbuang percuma? 
Atau justru terus berusaha menopang bebannya?

Baca juga :

Posting Komentar

0 Komentar