![]() |
| google.com |
Bagi kita yang memilih untuk pergi dan menghindari rutinitas berkepanjangan tidak salah bila persiapan perlu di matangkan. Sebuah rencana harusnya di diskusikan bersama, setidaknya saling bertemu buat tatap muka. Banyak hal harus difilter tentang kemauan, keharusan dan ketentuan-ketentuan yang jika datang, maka datangnya tidak buru-buru menghadang.
Aku juga begitu, merasakan posisi tidak teratur dalam membagi waktu. Padahal gak capek banget, tapi bisa sengantuk itu jika badan dibawa duduk. Mata perih padahal gak fokus over it pada suatu benda yang dianggap sejarah. Saatnya, open minded dan berkepribadian peduli pada alam dan sekitar. Rasanya pengin buka mata, terus di depannya banyak pepohonan di gelantungin embun pagi sama kabut awan. Wah tentunya, sebuah lagu yang pas bila di nyanyikan,
"Kemesraan ini..., janganlah cepat berlalu...Kemesraan ini... Inginku kenang selalu.
Hatiku damai...Jiwaku tentram disampingmu...". Maka dari ini, aku menyukai "PEMANDANGAN" bersama alam dan teman-teman.
Jakarta, 27 Februari 2020
08:42
Lilis Setiani
#Ber-Opini
Bagaimana pendapat kamu jika "OPINI juga berbeda-beda" :
#2025
- Menerima kenyataan atau menelan kenyataan [Beropini (47)]
- Aku telah menulisnya untuk diriku sendiri [Beropini (46)]
- Ketika Bumi, tidak mampu lagi menampung air dari langit [Beropini (45)]
- Jam konsisten itu nyata adanya [Beropini (44)]
- Dear monday, you're not my favorite, but let's try to get along [Beropini (43)]
- Sebuah Hadiah - Banyak Harapan [Beropini (42)]
- Berkelut dengan keputusan dan hasilnya [Beropini (41)]
#2024
#2023 & 2022

0 Comments